RSS

Cara meng-edit gambar menjadi efek kartun dengan Photoshop

Kita akan mencoba membuat animasi dengan karakter Parampaa. Tahukan games fenomenal Parampaa. Yang bertubuh ijo itu loh. 
Ini dia hasil dari pekerjaan yang akan coba kita buat.
Parampaa (Hasil Akhir)
Penasaran cara buatnya? Baiklah, kita mulai saja tutorial kali ini. Enjoy it plus try it!
Bukalah Photoshop, buatlah dokumen baru dengan Ctrl + N. Ukuran canvas terserah, saya menggunakan ukuran 500x500 pixels. Seperti di bawah.
Dokumen Baru

Buatlah sebuah lingkaran menggunakan Ellipse Tool di menu bar samping atau ikon bundar. Ubahlah warna di Foreground color dengan kode #aad985 atau berwarna hijau. Buatlah lingkaran seperti di bawah.

Buat Lingkaran Hijau

Berikan garis hitam disekeliling lingkaran dengan klik duakali di bagian layer lingkaran hijau. dan aturlah sesuai dengan pengaturan di bawah ini.

Pengaturan garis pinggir

Maka lingkaran yang berwarna hijau dengan garis pinggir hitam telah berhasil dibuat. Buatlah layer baru dan pindahkan layer tersebut di bawah layer lingkaran hijau. Setelah itu kita buat setengah badannya menggunakan Pen Tool atau bisa dengan klik P di keyboard. Buatlah seperti gambar dibawah. Untuk mengisi path yang telah tersambung cukup dengan klik kanan dan pilih Fill Path.

Gambar Badan

Hapuslah path yang masih ada pada gambar dengan klik kanan dan pilih Delete Path.
Buatlah garis pinggir pada gaambar badan seperti pada lingkaran yang dibuat tadi. Maka hasil yang didapatkan kurang lebih seperti dibawah ini.

Parampaa dengan Badan

Nah, sekarang kita buat matanya persis dengan membuat kepala tadi dengan Ellipse Tool dan berikan garis pinggirnya serta titik hitam ditengahnya. Setelah itu gandakan mata yang telah dibuat tadi dengan menekan Ctrl + J pada keyboard.

Buat mata
Gandakan mata

Wajah tanpa mulut ngga lengkap dong, sekarang kita buat mulutnya dengan Pen Tool hanya dengan membuat garis sedikit melengkung. Klik kanan pada path melengkung tersebut dan pilih Stroke Path. Oiya, ketebalan Brush harus diatur ke poin 5. Hasil yang kita dapatkan seperti dibawah.
Gambar Lengkap
Sekarang kita akan menggabungkan antara background putih yang telah digandakan, kepala, kedua mata, badan, dan mulut dengan tekan Ctrl + Shift + E.. Maka akan didapatkan gambar seperti dibawah.

Penggabungan
Sekarang kita akan membuat mata berkedip. Sebelum itu kita harus menyembunyikan gambar yang telah digabung dan kedua mata dengan menghilangkan tanda mata hitam di layer.
Mata berkedip dapat dibuat dengan menggunakan Pen Tool dengan sesuai pola yang diinginkan. Caranya sama dengan membuat senyum. jangan lupa gandakan dan geser posisinya serta mengubah arahnya 180 derajat. Seperti di bawah.
Mata Berkedip
Gabungkan layer-layer seperti background putih, mata berkedip, senyum, badan, dan kepala seperti menggabungkan gambar yang tadi sehingga kita medapatkan dua buah gambar sempurna.
Ini bagian yang ditunggu-tunggu, kita akan menggerakkan matanya. Sebelum itu, kita harus mengaktifkan menu animasi dengan pilih Window lalu Animation.
Muncullah menu animasi di bagian bawah layar kerja, untuk memanggil semua layer yang akan dibuat menjadi animasi tekan bagian yang diberi warna merah, lalu pilih Make Frames From Layers.
Menu Animasi
Kita kan hanya membutuhkan bagian layer yang sempurna, untuk itu kita harus menghapus layer-layer yang tidak dibutuhkan. Hapuslah semua layer kecuali yang terdapat kotak merah dengan meng-klik ikon tong sampah yang dibawah.
Menghapus layer yang tak penting
Nah tinggal tersisa dua layer, kita bisa memutarnya dengan meng-klik bagian warna biru dan bisa mengatur waktu per layer di bagian warna merah. Kali ini saya pake yang 1 sec biara ada efek lamanya.
Pengaturan Animasi
Ini yang penting. Cara menyimpannya yaitu dengan klik File pilih Save for Web & Devices... atau tekan Alt + Shift + Ctrl + S di keyboard.
Muncul kotak dialog, lalu klik Ok. Muncul lagi kotak dialog terakhir yang memberi perintah tempat menyimpan file dan nama file. klik OK.
Animasi Parampaa sudah jadi seperti gambar paling atas. :)
Kita juga bisa menambahkan apa saja sesuai kreatifitas kita. Seperti saya menambahkan lidah merah di Parampaa. Liat gambar di bawah.
INTI-nya, jangan takut MENCOBA karena kita tidak akan tau apa yang akan kita dapatkan. Okeh-okeh.. : ) X ) : p

Terima Kasih, dan tunggu tutorial yang lebih kompleks dari yang sangat sederhana ini. :) By : Asri Nurul

pengertian dan sejarah Photoshop

Pengertian Photoshop

Photoshop?? Semua pasti kenal dengan sofware pualing Mantab yang satu ini , dengan software ini kita dapat mengedit gambar/foto dengan semau kita, Dan satu-satunya software Pengolah gambar yang paling hadal yang pernah ada .heheDan berikut Penjelasan Photoshop dari wikipedia
 
Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaaniklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 , versi keduabelas adalah Adobe Photoshop CS5 , versi (ketigabelas) adalah Adobe Photoshop CS6, dan Versi yang terakhir adalah versi(keempatbelas) Adobe Photoshop CS7 . 

Sejarah Photoshop

Pada tahun 1987, Thomas Knoll, mahasiswa PhD di Universitas Michigan, mulai menulis sebuah program pada Macintosh Plus-nya untuk menampilkan gambar grayscale pada layar monokrom. Program ini, yang disebut Display, menarik perhatian saudaranya John Knoll, seorang karyawan di Industrial Light & Magic, yang merekomendasikan Thomas agar mengubah programnya menjadi program penyunting gambar penuh. Thomas mengambil enam bulan istirahat dari studi pada tahun 1988 untuk berkolaborasi dengan saudaranya pada program itu, yang telah diubah namanya menjadi ImagePro. Setelah tahun itu, Thomas mengubah nama programnya menjadi Photoshop dan bekerja dalam jangka pendek dengan produsen scanner Barneyscan untuk mendistribusikan salinan dari program tersebut dengan slide scanner; “total sekitar 200 salinan Photoshop telah dikirimkan” dengan cara ini.
Selama waktu itu, John bepergian ke Silicon Valley di California dan memberikan demonstrasi program itu kepada insinyur di Apple Computer Inc. dan Russell Brown, direktur seni di Adobe. Kedua demonstrasi itu berhasil, dan Adobe memutuskan untuk membeli lisensi untuk mendistribusikan pada bulan September 1988.Sementara John bekerja pada plug-in di California, Thomas tetap di Ann Arbor untuk menulis kode program. Photoshop 1.0 dirilis pada 1990 khusus untuk Macintosh.Sumber ( wikipedia)

Fungsi Photoshop

Banyak sekali fugnsi Photoshop , tapi sebelum itu mari saya jelaskan Fungsi Tool-tool Photoshop.

Crop & Slice Tool 


Crop & Slice Tool
Crop Tool – Shortcut (C), digunakan untuk memotong gambar, foto ataupun canvas (kertas kerja). Pemotongan dengan alat ini dilakukan secara permanen mengubah bentuk dimensi lebar dan tinggi foto. Pemotongan dilakukan dengan menentukan area potong berbentuk kotak dari sebuah foto.
 
Crop & Slice ToolSlice Tool – Shortcut (C), digunakan untuk kebutuhan website dengan cara memotong hasil desain yang telah dibuat di Photoshop menjadi potongan yang lebih kecil.
 
Crop & Slice Tool
Slice Select Tool – Shortcut (C), digunakan untuk memilih potongan pada sebuah desain yang telah dipotong sebelumnya dengan menggunakan slice tool.
 
 

Annotation, Measuring & Navigation Tool

 
Annotation, Measuring & Navigation Tool
Eyedropper Tool - Shortcut (I), digunakan untuk mengambil sample warna dari sebuah gambar ataupun foto, sample warna diambil dengan cara mengklik warna target yang kemudian secara otomatis akan mengubah warna depan (foreground color) pada toolbox.

Annotation, Measuring & Navigation Tool
Ruler Tool – Shortcut (I), digunakan untuk mengukur dimensi lebar dan tinggi.  alat ini biasanya digunakan untuk kebutuhan website seperti mengukur dan memperkirakan interface tinggi & lebar tombol, header ataupun area website lainnya. Satuan yang digunakan biasanya pixels.

Annotation, Measuring & Navigation Tool
Note tool - Shortcut (I), digunakan untuk memberikan catatan pada hasil desain yang telah di buat. Catatan ini berguna sebagai pengingat dalam proses pembuatan desain ataupun dapat berguna sebagai media untuk penyampaian sebuah pesan ketika bekerja secara team.

Annotation, Measuring & Navigation Tool
Hand Tool – Shortcut (H), digunakan untuk menggeser/memindah bidang pandang foto atau gambar di dalam window view area atau dalam kondisi gambar sedang di perbesar (zoom in). Cukup tekan dan tahan tombol spasi untuk meminjam alat ini.

Annotation, Measuring & Navigation Tool
Zoom Tool - Shortcut (Z), digunakan untuk memperbesar ataupun memperkecil tampilan foto atau gambar. Pengaturan zoom in atau zoom out dapat dilakukan melalui option bar.
 
 

Selection Tool


Selection Tool
Move Tool – Shortcut (V), alat ini digunakan untuk memindahkan posisi layer dalam satu foto ataupun memindahkan sebuah foto atau layer dalam sebuah foto ke foto yang lain / foto yang berbeda.

Selection Tool
Rectangular Marquee Tool – Shortcut (M), alat ini digunakan untuk menyeleksi objek yang berbentuk kotak. Klik kanan diatas alat ini maka akan muncul alat lain dari kelompok marquee tool seperti Eliptical Marquee Tool, Single Row Marquee tool dan Single Column Marquee Tool.
 
Selection Tool
Eliptical Marquee Tool – Shortcut (M), alat ini digunakan untuk menyeleksi objek yang berbentuk lingkaran seperti menyeleksi lingkaran mata, ban mobil dan objek lain. Alat ini masih satu kelompok dengan Rectangular Marquee Tool.

Selection Tool
Lasso Tool – Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas, alat ini akan membentuk seleksi sesuai dengan gerakan mouse, penggunaan alat ini sangat bergantung dengan gerakan mouse sehingga cukup sulit mengendalikan dan mencapai hasil yang maksimal.
 
Selection Tool
Polygonal Lasso Tool – Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas bersudut, alat ini membentuk seleksi melalui titik-titik point yang dibuat dengan menggunakan klik kiri mouse. Alat ini juga dapat digunakan untuk memotong dan mengubah background foto.
 
Selection Tool
Magnetic Lasso Tool – Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas, cara kerja alat ini adalah menempel pada tepi objek yang akan dipotong ketika mouse bergerak mengelilingi tepian objek, selama proses seleksi alat ini membentuk titik-titik penghubung seleksi.
 
Selection Tool
Magic Wand Tool – Shortcut (W), digunakan untuk  menyeleksi satu jenis warna (warna solid) pada foto. Alat ini dapat menyeleksi dengan pengaturan nilai tolerance atau nilai cakupan warna, semakin besar nilai tersebut maka semakin luas cakupan warna yang di seleksi.
 

membuat karakter Animasi

Membuat Karakter Anime Vector di Adobe Photoshop - Part 1



Program: Adobe Photoshop CS5

 
Tutorial ini ditujukan untuk pemula untuk gaya anime .Langkah 1Buat New 800 x 800px kanvas ( Ctrl + N ) dengan latar belakang putih , dan Anda siap untuk mulai . Dengan sketsa karakter , hal pertama yang Anda harus lakukan adalah untuk menarik ide yang sangat kasar tata letak . Dalam hal ini tata letak untuk bust , atau potret , gambar , sehingga Anda akan menggambar bentuk kepala , leher dan bahu . Ini tidak perlu berada di dekat sempurna pada saat ini . Seperti yang akan Anda lihat dari contoh tata letak di bawah , karakter anime akan memiliki kepala lebih besar dari karakter realistis - proporsional , dan akan memiliki leher tipis. Menggambar tata letak Anda pada lapisan sendiri , di atas lapisan latar belakang putih , dengan membuat layer baru ( Ctrl + Shift + N ) dan menyebutnya "layout . "



Langkah 2Setelah Anda puas dengan tata letak umum Anda , menurunkan Opacity layer menjadi 30 % sehingga Anda masih bisa melihat tata letak Anda , tetapi juga akan melihat dengan jelas apa pun yang Anda tambahkan di atas . Anda harus membuat layer baru sekarang ( Ctrl + Shift + N ) untuk sketsa utama. Nama layer baru " sketsa . " Anda Menggunakan Shape Ellipse Tool (U ) diatur ke Paths , membuat lingkaran kira-kira ukuran yang sama seperti bagian atas kepala pada tata letak sketsa Anda ( lihat gambar di bawah ) . Tip : Jika Anda tahan tombol Shift saat menggunakan Ellipse Tool ( U ) , Anda akan menciptakan lingkaran sempurna . Setelah Anda puas dengan lingkaran , stroke path dengan brush standar 3px , dan pastikan kotak tekanan pena tidak dicentang . Hapus jalan setelah ini . Kemudian , tambahkan baris kecil di mana pusat dagu karakter akan .

Langkah 3Menggunakan Pen Tool ( P ) , memulai jalan baru dari pusat dagu Anda line sampai ke tempat tepi lingkaran Anda menyentuh bagian bawah kepala pada tata letak asli Anda . Lakukan ini kedua sisi kepala sehingga terlihat seperti contoh di sebelah kiri gambar di bawah ini . Kemudian , dengan menambahkan titik ke tengah setiap jalur dan menyeret mereka ke luar , kurva jalan sedikit untuk mengikuti tata letak Anda . Hal ini menciptakan pipi dan bagian bawah kepala karakter Anda .

Langkah 4Anda sekarang dapat stroke dua jalur yang baru saja dibuat dengan kuas standar 3px sama yang digunakan untuk lingkaran . Contoh ini dilakukan dengan warna merah untuk menunjukkan baris baru , tetapi Anda dapat terus Anda dalam hitam. Metode dasar dari beberapa langkah terakhir adalah dasar yang baik untuk membuat kepala berbentuk anime - gaya umum , sebagai bagian lingkaran umumnya akan tetap sama , dan garis pipi akan berubah tergantung pada penempatan garis dagu . Tutorial Selanjutnya saya akan menunjukkan kepada Anda cara menggambar karakter dari berbagai sudut , tetapi untuk sekarang , kita akan fokus pada patung menghadap ke depan dasar seperti ini .

Langkah 5Buat layer baru ( Ctrl + Shift + N ) di atas lapisan Anda saat ini dan nama itu " panduan . " Lapisan ini wont menjadi bagian dari gambar akhir , tetapi akan membantu Anda dengan penempatan fitur wajah . Menggambar garis merah dari bagian paling bawah dari lingkaran utama di seluruh bentuk kepala . Pusat hidung dan pusat dari mulut akan berjarak sama dari garis merah ini , yang adalah apa garis biru pada contoh di bawah ini mewakili . Ketika Anda menjadi akrab dengan menggambar dalam gaya anime , Anda mungkin tidak perlu untuk selalu menambahkan panduan ini , dan sebagai sketsa Anda sendiri mungkin menjadi ukuran yang berbeda dengan saya , saya tidak bisa memberikan jarak yang tepat untuk menambahkan pedoman , jadi untuk sekarang , menambahkan Anda sehingga mereka muncul jarak yang sama dari garis merah dengan saya .

Langkah 6Selanjutnya, menggambar garis biru lain di seberang mana garis pipi Anda memenuhi lingkaran ( garis biru atas pada contoh di bawah ) . Di sinilah bagian atas mata karakter akan dimulai . Garis biru akhir akan bertindak sebagai panduan untuk mana bagian bawah mata akan . Tambang adalah jarak yang sama di atas garis hidung sebagai garis hidung adalah dari garis merah asli . Anda dapat melakukan percobaan dengan berbagai ukuran dan gaya mata , tapi untuk saat ini , menambahkan Anda di sekitar tempat yang sama .


Langkah 7Sembunyikan Anda " panduan " lapisan . Menghapus bagian bawah lingkaran yang akan berada di dalam bentuk kepala , dan merapikan garis dagu Anda sedikit . Anda juga dapat sekarang tambahkan sisa sketsa utama ke " sketsa " lapisan . Gunakan Pen Tool ( P ) untuk menyalin tata letak Anda dan menciptakan bersih dan mudah mengikuti garis seperti yang Anda lakukan dengan bentuk kepala , membelai jalan dengan sikat standar 3px . Ini adalah tahap untuk memperbaiki apa-apa jika tampaknya tidak tepat untuk Anda . Setelah Anda puas dengan hal itu , Anda dapat menyembunyikan tata letak lapisan asli Anda , dan Anda akan pergi dengan sesuatu yang mirip dengan contoh di bawah ini .

Langkah 8Hal berikutnya kita akan bekerja pada adalah wajah . Dalam sebuah gambar anime , mata seringkali merupakan faktor penting dan menentukan gambar , jadi saya telah memberikan beberapa contoh gaya yang berbeda dari mata yang bisa Anda coba untuk gambar Anda . Karakter wanita sering memiliki bulu mata dari beberapa macam , dan karakter laki-laki cenderung tidak . Saya sedang membuat tambang karakter wanita , tetapi Anda dapat memilih untuk membuat karakter laki-laki jika Anda lebih suka .

Langkah 9Unhide Anda " panduan " lapisan , menyingkirkan garis merah , dan menurunkan Opacity layer . Aku sudah desaturated saya " panduan " lapisan juga, yang dapat Anda lakukan jika Anda inginkan. Mata akan ditarik antara dua garis panduan kami menambahkan untuk mereka , dan jangan lupa untuk menambahkan garis kecil di atas untuk kelopak mata , seperti yang ditunjukkan pada contoh di atas dan di bawah . Hidung dan mulut seringkali sangat sederhana dalam gaya anime dan dapat muncul lebih seperti simbol untuk mewakili fitur daripada menjadi sangat rinci . Hidung saya telah ditarik adalah segitiga bentuk sederhana dengan titik kecil di samping itu untuk mewakili lubang hidung . Mulut adalah garis , melengkung di setiap akhir , dengan celah kecil di tengah. Saya juga telah menambahkan garis kecil di bawah garis mulut untuk menyarankan bagian bawah bibir . Gunakan pedoman Anda untuk membantu Anda dengan penempatan , dan menyembunyikan atau menghapus " panduan " lapisan sekali Anda senang dengan apa yang telah Anda tertarik untuk wajah .


Langkah 10Sekarang kita akan bekerja untuk memberikan karakter beberapa pakaian. Sebagai tutorial tidak secara khusus mencakup karakter laki-laki atau perempuan, pakaian kita akan menambah karakter akan cukup androgini - kemeja , jas dan dasi . Buat layer baru ( Ctrl + Shift + N ) di atas lapisan lain dan nama itu " clothes1 . " Ketika sketsa dari atas sketsa lain seperti yang akan kita lakukan sekarang , saya lebih suka menggunakan warna merah sehingga mudah untuk membedakan . Seperti gambar di bawah ini menjelaskan , pertama-tama kita akan menambahkan V - bentuk bulat leher yang tumpang tindih sedikit di bagian bawah . Ini adalah bagian dalam jaket . Selanjutnya, tambahkan payudara jaket dengan menambahkan bentuk segitiga melengkung luar asli V - bentuk. Aku sudah memberikan saya sedikit segitiga cut-out untuk kepentingan ditambahkan . Jangan lupa untuk menambahkan pakaian di atas bahu untuk memberikan dimensi sehingga tidak muncul pakaian hanya dicat ke karakter . Tambahkan dua segitiga di dalam jaket untuk kemeja , dan kemudian menggambar bentuk dasi bawah . Dua garis lengkung kedua sisi payudara jaket untuk menunjukkan lengan karakter , dan melakukan sketsa utama turun ke bagian bawah kanvas ( lihat contoh 5 di bawah ) . Akhirnya, tambahkan beberapa baris di bahu untuk menunjukkan jahitan - garis , dan garis untuk menunjukkan lipatan di ketiak dan di lekuk dasi .

Langkah 11Saya juga telah menambahkan bit ekstra beberapa merinci jaket pada karakter saya , pertama untuk membuatnya sedikit lebih menarik , tetapi juga untuk membuatnya lebih feminin karena saya menggambar karakter perempuan. Setelah Anda puas dengan jaket Anda , Anda dapat membuat sketsa hitam .

Langkah 12Pada layer baru ( Ctrl + Shift + N ) , yang dapat Anda sebut " hair1 , " sketsa bagaimana Anda ingin rambut karakter Anda untuk melihat . Saya telah memilih gaya menengah - panjang dengan poni , dan ekor kuda ke samping . Sketsa awal ini tidak perlu menjadi sangat rapi , seperti yang Anda lihat . Kau benar-benar hanya mendapatkan ide untuk aliran dan bentuk rambut di sini , dan Anda akan membuat bersih , rapi sketsa nanti.

Langkah 13Berikut adalah beberapa saran untuk gaya rambut lain Anda bisa mencoba untuk karakter Anda . Jika Anda menggambar karakter laki-laki , cobalah atas gaya rambut yang tepat , atau membuat Anda sendiri . Setelah Anda puas dengan rambut Anda sudah digambarkan , putar hitam sketsa .


Langkah 14Sembunyikan Anda " hair1 " lapisan untuk sedikit sementara kita membuat pakaian sketsa sedikit lebih rapi dan lebih mudah untuk mengikuti . Buat layer baru ( Ctrl + Shift + N ) dan menyebutnya " clothes2 " , sementara membuat Anda " clothes1 " lapisan sekitar 30 % Opacity . Pada baru " clothes2 " lapisan Anda , dan menggunakan warna merah lagi , mulai membuat sketsa bersih yang bagus . Saya menggunakan Pen Tool ( P ) dan metode Stroke -Path untuk ini , sekali lagi dengan sikat standar 3px .

Langkah 15Setelah Anda selesai menggambar sketsa bersih baru Anda , Anda dapat menyembunyikan " clothes1 " lapisan , meninggalkan Anda dengan sesuatu yang mirip dengan contoh di bawah ini . Sekarang Anda harus menghapus semua baris yang tumpang tindih yang seharusnya tidak berada di sana , seperti leher dan bahu pada Anda " sketsa " lapisan yang akan disembunyikan oleh pakaian . Di sinilah Anda melakukan " clothes2 " sketsa merah dan pada lapisan yang terpisah cukup berguna , karena membuat lebih mudah untuk melihat di mana Anda perlu untuk menghapus .

lannjuuuuttttttttttttttt ke part 2 yaaaa......

cara membuat button di photoshop

PS : Eh ya sebelumnya, kali nie diriku pakai Photoshop CS3, jadi bisa langsung dianimasikan di Photoshop-nya, kalau temen2 masih pakai Photoshop dengan versi dibawah CS3, misal Photoshop 7, Photoshop CS, tow Photoshop CS2 silahkan pakai Image Ready yang udah keinstall satu paket ma installasi Photoshop-nya.
  1. Buat file baru, dan beri nama terserah, misal “button”, lalu berhubung button yang akan kita buat ukurannya kecil, pada preset pilih web saja, lalu pilih yang Rectangle ukuran 180x50px, truz kli OK.new file
  2. Gunakan Rounded Rectangle Tool (U) untuk membuat sebuah layer objek button seperti pada gambar, tapi sebelumnya tentukan radius sebesar 70px biar tiap objek siku nampak bulat halus :
  3. 2
  4. Sekarang kita akan memberikan efek glossy pada button tersebut, klik 2x pada layer button tersebut pada jendela layer, centang/pilih Stroke, ukuran 1px, warna hitam, lalu centang/pilih Gradient Overlay, buat pola warna seperti pada gambar :3
  5. Nah setelah itu kalau mau diberi tulisan silahkan, misal dalam hal ini sebagai contoh diriku akan membuat tulisan Glossy dan Button, 2 tulisan ntu dipisah cz nanti mau dibuat efek transisi. Pertama buat tulisan Glossy dengan Horizontal Type Tool (T), kugunakan jenis huruf yang umum, yaitu Arial, dengan kondisi bold-italic, ukuran 30pt, lalu ketik kata Glossy, beri efek pada layer tersebut, klik 2x pada layer teks Glossy, pilih/centang Drop Shadow atur Angle:120|Distance:3|Spread:0|Size:3, lalu pilih/centang Bevel and Emboss dan atur Depth:7|Size:0|Soften:0|Angle:100|Altitude:32|Highlight Opacity:100|Shadow Opacity:0, lalu pilih/centang Stroke dan atur Size:1 dengan warna biru tua, terrakhir pilih/centang Gradient Overlay dan buat pola warna seperti pada gambar :4
  6. Sekarang buat tulisan “Button”, cukup ulangi langkah no.4 tapi tulisan Glossy diganti dengan Button, atau duplicat-kan layer teks Glossy dengan Ctrl+J, lalu klik 2x icon “T” pada layer Glossy copy dan ketik kata Button untuk menggantikan kata Glossy.
  7. Nah sekarang kita akan membuat layer terakhir, yaitu cahaya, buat layer kosong baru dengan pilih Layer >> New >> Layer atau klik CTRL+Shift+N, sekarang gunakan Rectangle Tool (U) untuk membuat sebuah layer/objek persegi panjang seperti gambar : 6aLalu klik 2x pada layer baru tersebut untuk mengatur efek/pewarnaan, pada Blending Option: Default atur nilai Opacity:100%|Fill:0%, lalu pilih/centang Gradient Overlay dan atur pola warna seperti pada gambar, buat 3 point/titik warna, putih semua, bagian kiri-kanan Opacity:0%, bagian tengah Opacity:100%, lalu klik OK, setelah itu masih di pilihan Gradient Overlay atur Angle:06b
  8. Nah sekarang buat layer baru dibawah layer cahaya dengan Ctrl+Shift+N, lalu klik Ctrl+E untuk menggabungkan layer baru tersebut dengan layer cahaya (hal ini bertujuan agar nanti jika layer cahaya dirotasikan, efek cahaya nggak kacau ^^) NP : Untuk mengatur posisi layer (menggeser keatas/kebawah gunakan tombol Ctrl+] atau Ctrl+[
  9. Kini kita akan mengatur agar layer cahaya agak condong ke kanan, caranya pilih layer 1 (hasil penggabungan layer cahaya dengan layer baru), lalu klik Ctrl+T dan pada Rotate isikan nilai -30, lalu klik “Enter” pada keyboard.8
  10. Huh, bahan2 udah lengkap, kini saatnya ber-animasi… ^^ Sebelumnya pastikan jendela Animation aktif dulu, kalau belum aktifkan lewat menu Windows >> Animation, 9alalu buat 2 Frame tambahan lewat tombol anak panah disebelah kanan atas dari jendela Animation, 9blalu pilih New Frame dan lakukan 2x sampai ada 3 Frame di jendela Animation.9c
  11. Sekarang saatnya mengatur animasinya, mohon temen2 ikuti langkah berikut ini dengan seksama dan berurutan agar animasi yang dihasilkan sama atau mirip dengan yang saya hasilkan : a. Pilih Frame 1 dan pada Frame 1 atur Layer teks Glossy dengan Opacity:100%, Layer teks Button:0%, layer 1 (cahaya):30% dan geser ke pojok kiri layar sampai tidak kelihatan. b. Pindah ke Frame 2 dan pada Frame 2 atur Layer teks Glossy dengan Opacity:0%, Layer teks Button:100%, lalu layer 1 (cahaya):100% dan geser ke tengah2 canvas kerja. c. Pindah ke Frame 3 dan pada Frame 3 atur Layer teks Glossy dengan Opacity:100%, layer teks Button:0%, dan layer 1 (cahaya):30% dan geser ke pojok kanan layar sampai tidak kelihatan.
  12. Nah untuk membuat animasi secara otomatis maka akan kita gunakan fasilitas Tween, ikuti cara berikut : a. Pilih Frame 1 dan klik kanan panah kecil disebelah pojok kanan atas jendela Animation, lalu pilih Tween, lalu pada TweenWith pilih Next Frame karena akan kita animasikan dengan frame selanjutnya, yaitu Frame 2, lalu pada Frames to Add pilih 7 saja (angka favoritku ^^), semakin banyak Frame gerakan semakin halus tapi ukuran file jadi besar, kalau semakin sedikit ya sebaliknya. 11a1b. Kini kita punya 10 Frame, yang tadinya Frame 2 sekarang jadi Frame 9 (2+7, ingat kan yang tadi), maka sekarang pilih Frame 9 dan lakukan hal yang sama, yaitu gunakan Tween, pada TweenWith pilih Next Frame dan pada Frames to Add pilih 7… ^^ Sekarang total kita punya 17 Frame…11a2
  13. Langkah selanjutnya adalah mengatur timing, pilih semua frame, caranya pilih dulu Frame 1, lalu sambil menahan tombol Shift klik pada Frame 17, pada bagian bawah tiap frame kan udah ada timing default yaitu no delay/0 sec, nah akan kita ubah dengan cara klik bagian itu (timing) lalu tentukan timing-nya, berhubung kita akan tentukan timing sendiri pilih Other, lalu pada Set Delay isikan 0.05 seconds biar animasi berjalan agak cepat.12a
Nah sudah jadi nie, untuk mengetes-nya klik tombol Play pada jendela Animasi atau tekan tombol Spasi pada keyboard… gimana hasilnya? pasti jelek kan ^^, soale diriku low bagi ilmu g’ pernah bener sih… :b biasa ilmu yang sesat dan menyesatkan… he7x… ^^
Untuk menyimpannya pilih menu File ?? Save for Web & Devices (Alt+Shift+Ctrl+S) lalu tentukan format file-nya, dalam hal ini diriku biarkan format pada GIF, klik tombol Save, tentukan nama dan lokasi penyimpanan dan klik Save…
simpan
Dan inilah hasilnya :
button

0

Cara meng-edit gambar menjadi efek kartun dengan Photoshop

Kita akan mencoba membuat animasi dengan karakter Parampaa. Tahukan games fenomenal Parampaa. Yang bertubuh ijo itu loh. 
Ini dia hasil dari pekerjaan yang akan coba kita buat.
Parampaa (Hasil Akhir)
Penasaran cara buatnya? Baiklah, kita mulai saja tutorial kali ini. Enjoy it plus try it!
Bukalah Photoshop, buatlah dokumen baru dengan Ctrl + N. Ukuran canvas terserah, saya menggunakan ukuran 500x500 pixels. Seperti di bawah.
Dokumen Baru

Buatlah sebuah lingkaran menggunakan Ellipse Tool di menu bar samping atau ikon bundar. Ubahlah warna di Foreground color dengan kode #aad985 atau berwarna hijau. Buatlah lingkaran seperti di bawah.

Buat Lingkaran Hijau

Berikan garis hitam disekeliling lingkaran dengan klik duakali di bagian layer lingkaran hijau. dan aturlah sesuai dengan pengaturan di bawah ini.

Pengaturan garis pinggir

Maka lingkaran yang berwarna hijau dengan garis pinggir hitam telah berhasil dibuat. Buatlah layer baru dan pindahkan layer tersebut di bawah layer lingkaran hijau. Setelah itu kita buat setengah badannya menggunakan Pen Tool atau bisa dengan klik P di keyboard. Buatlah seperti gambar dibawah. Untuk mengisi path yang telah tersambung cukup dengan klik kanan dan pilih Fill Path.

Gambar Badan

Hapuslah path yang masih ada pada gambar dengan klik kanan dan pilih Delete Path.
Buatlah garis pinggir pada gaambar badan seperti pada lingkaran yang dibuat tadi. Maka hasil yang didapatkan kurang lebih seperti dibawah ini.

Parampaa dengan Badan

Nah, sekarang kita buat matanya persis dengan membuat kepala tadi dengan Ellipse Tool dan berikan garis pinggirnya serta titik hitam ditengahnya. Setelah itu gandakan mata yang telah dibuat tadi dengan menekan Ctrl + J pada keyboard.

Buat mata
Gandakan mata

Wajah tanpa mulut ngga lengkap dong, sekarang kita buat mulutnya dengan Pen Tool hanya dengan membuat garis sedikit melengkung. Klik kanan pada path melengkung tersebut dan pilih Stroke Path. Oiya, ketebalan Brush harus diatur ke poin 5. Hasil yang kita dapatkan seperti dibawah.
Gambar Lengkap
Sekarang kita akan menggabungkan antara background putih yang telah digandakan, kepala, kedua mata, badan, dan mulut dengan tekan Ctrl + Shift + E.. Maka akan didapatkan gambar seperti dibawah.

Penggabungan
Sekarang kita akan membuat mata berkedip. Sebelum itu kita harus menyembunyikan gambar yang telah digabung dan kedua mata dengan menghilangkan tanda mata hitam di layer.
Mata berkedip dapat dibuat dengan menggunakan Pen Tool dengan sesuai pola yang diinginkan. Caranya sama dengan membuat senyum. jangan lupa gandakan dan geser posisinya serta mengubah arahnya 180 derajat. Seperti di bawah.
Mata Berkedip
Gabungkan layer-layer seperti background putih, mata berkedip, senyum, badan, dan kepala seperti menggabungkan gambar yang tadi sehingga kita medapatkan dua buah gambar sempurna.
Ini bagian yang ditunggu-tunggu, kita akan menggerakkan matanya. Sebelum itu, kita harus mengaktifkan menu animasi dengan pilih Window lalu Animation.
Muncullah menu animasi di bagian bawah layar kerja, untuk memanggil semua layer yang akan dibuat menjadi animasi tekan bagian yang diberi warna merah, lalu pilih Make Frames From Layers.
Menu Animasi
Kita kan hanya membutuhkan bagian layer yang sempurna, untuk itu kita harus menghapus layer-layer yang tidak dibutuhkan. Hapuslah semua layer kecuali yang terdapat kotak merah dengan meng-klik ikon tong sampah yang dibawah.
Menghapus layer yang tak penting
Nah tinggal tersisa dua layer, kita bisa memutarnya dengan meng-klik bagian warna biru dan bisa mengatur waktu per layer di bagian warna merah. Kali ini saya pake yang 1 sec biara ada efek lamanya.
Pengaturan Animasi
Ini yang penting. Cara menyimpannya yaitu dengan klik File pilih Save for Web & Devices... atau tekan Alt + Shift + Ctrl + S di keyboard.
Muncul kotak dialog, lalu klik Ok. Muncul lagi kotak dialog terakhir yang memberi perintah tempat menyimpan file dan nama file. klik OK.
Animasi Parampaa sudah jadi seperti gambar paling atas. :)
Kita juga bisa menambahkan apa saja sesuai kreatifitas kita. Seperti saya menambahkan lidah merah di Parampaa. Liat gambar di bawah.
INTI-nya, jangan takut MENCOBA karena kita tidak akan tau apa yang akan kita dapatkan. Okeh-okeh.. : ) X ) : p

Terima Kasih, dan tunggu tutorial yang lebih kompleks dari yang sangat sederhana ini. :) By : Asri Nurul

pengertian dan sejarah Photoshop

0

Pengertian Photoshop

Photoshop?? Semua pasti kenal dengan sofware pualing Mantab yang satu ini , dengan software ini kita dapat mengedit gambar/foto dengan semau kita, Dan satu-satunya software Pengolah gambar yang paling hadal yang pernah ada .heheDan berikut Penjelasan Photoshop dari wikipedia
 
Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaaniklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 , versi keduabelas adalah Adobe Photoshop CS5 , versi (ketigabelas) adalah Adobe Photoshop CS6, dan Versi yang terakhir adalah versi(keempatbelas) Adobe Photoshop CS7 . 

Sejarah Photoshop

Pada tahun 1987, Thomas Knoll, mahasiswa PhD di Universitas Michigan, mulai menulis sebuah program pada Macintosh Plus-nya untuk menampilkan gambar grayscale pada layar monokrom. Program ini, yang disebut Display, menarik perhatian saudaranya John Knoll, seorang karyawan di Industrial Light & Magic, yang merekomendasikan Thomas agar mengubah programnya menjadi program penyunting gambar penuh. Thomas mengambil enam bulan istirahat dari studi pada tahun 1988 untuk berkolaborasi dengan saudaranya pada program itu, yang telah diubah namanya menjadi ImagePro. Setelah tahun itu, Thomas mengubah nama programnya menjadi Photoshop dan bekerja dalam jangka pendek dengan produsen scanner Barneyscan untuk mendistribusikan salinan dari program tersebut dengan slide scanner; “total sekitar 200 salinan Photoshop telah dikirimkan” dengan cara ini.
Selama waktu itu, John bepergian ke Silicon Valley di California dan memberikan demonstrasi program itu kepada insinyur di Apple Computer Inc. dan Russell Brown, direktur seni di Adobe. Kedua demonstrasi itu berhasil, dan Adobe memutuskan untuk membeli lisensi untuk mendistribusikan pada bulan September 1988.Sementara John bekerja pada plug-in di California, Thomas tetap di Ann Arbor untuk menulis kode program. Photoshop 1.0 dirilis pada 1990 khusus untuk Macintosh.Sumber ( wikipedia)

Fungsi Photoshop

Banyak sekali fugnsi Photoshop , tapi sebelum itu mari saya jelaskan Fungsi Tool-tool Photoshop.

Crop & Slice Tool 


Crop & Slice Tool
Crop Tool – Shortcut (C), digunakan untuk memotong gambar, foto ataupun canvas (kertas kerja). Pemotongan dengan alat ini dilakukan secara permanen mengubah bentuk dimensi lebar dan tinggi foto. Pemotongan dilakukan dengan menentukan area potong berbentuk kotak dari sebuah foto.
 
Crop & Slice ToolSlice Tool – Shortcut (C), digunakan untuk kebutuhan website dengan cara memotong hasil desain yang telah dibuat di Photoshop menjadi potongan yang lebih kecil.
 
Crop & Slice Tool
Slice Select Tool – Shortcut (C), digunakan untuk memilih potongan pada sebuah desain yang telah dipotong sebelumnya dengan menggunakan slice tool.
 
 

Annotation, Measuring & Navigation Tool

 
Annotation, Measuring & Navigation Tool
Eyedropper Tool - Shortcut (I), digunakan untuk mengambil sample warna dari sebuah gambar ataupun foto, sample warna diambil dengan cara mengklik warna target yang kemudian secara otomatis akan mengubah warna depan (foreground color) pada toolbox.

Annotation, Measuring & Navigation Tool
Ruler Tool – Shortcut (I), digunakan untuk mengukur dimensi lebar dan tinggi.  alat ini biasanya digunakan untuk kebutuhan website seperti mengukur dan memperkirakan interface tinggi & lebar tombol, header ataupun area website lainnya. Satuan yang digunakan biasanya pixels.

Annotation, Measuring & Navigation Tool
Note tool - Shortcut (I), digunakan untuk memberikan catatan pada hasil desain yang telah di buat. Catatan ini berguna sebagai pengingat dalam proses pembuatan desain ataupun dapat berguna sebagai media untuk penyampaian sebuah pesan ketika bekerja secara team.

Annotation, Measuring & Navigation Tool
Hand Tool – Shortcut (H), digunakan untuk menggeser/memindah bidang pandang foto atau gambar di dalam window view area atau dalam kondisi gambar sedang di perbesar (zoom in). Cukup tekan dan tahan tombol spasi untuk meminjam alat ini.

Annotation, Measuring & Navigation Tool
Zoom Tool - Shortcut (Z), digunakan untuk memperbesar ataupun memperkecil tampilan foto atau gambar. Pengaturan zoom in atau zoom out dapat dilakukan melalui option bar.
 
 

Selection Tool


Selection Tool
Move Tool – Shortcut (V), alat ini digunakan untuk memindahkan posisi layer dalam satu foto ataupun memindahkan sebuah foto atau layer dalam sebuah foto ke foto yang lain / foto yang berbeda.

Selection Tool
Rectangular Marquee Tool – Shortcut (M), alat ini digunakan untuk menyeleksi objek yang berbentuk kotak. Klik kanan diatas alat ini maka akan muncul alat lain dari kelompok marquee tool seperti Eliptical Marquee Tool, Single Row Marquee tool dan Single Column Marquee Tool.
 
Selection Tool
Eliptical Marquee Tool – Shortcut (M), alat ini digunakan untuk menyeleksi objek yang berbentuk lingkaran seperti menyeleksi lingkaran mata, ban mobil dan objek lain. Alat ini masih satu kelompok dengan Rectangular Marquee Tool.

Selection Tool
Lasso Tool – Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas, alat ini akan membentuk seleksi sesuai dengan gerakan mouse, penggunaan alat ini sangat bergantung dengan gerakan mouse sehingga cukup sulit mengendalikan dan mencapai hasil yang maksimal.
 
Selection Tool
Polygonal Lasso Tool – Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas bersudut, alat ini membentuk seleksi melalui titik-titik point yang dibuat dengan menggunakan klik kiri mouse. Alat ini juga dapat digunakan untuk memotong dan mengubah background foto.
 
Selection Tool
Magnetic Lasso Tool – Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas, cara kerja alat ini adalah menempel pada tepi objek yang akan dipotong ketika mouse bergerak mengelilingi tepian objek, selama proses seleksi alat ini membentuk titik-titik penghubung seleksi.
 
Selection Tool
Magic Wand Tool – Shortcut (W), digunakan untuk  menyeleksi satu jenis warna (warna solid) pada foto. Alat ini dapat menyeleksi dengan pengaturan nilai tolerance atau nilai cakupan warna, semakin besar nilai tersebut maka semakin luas cakupan warna yang di seleksi.
 

membuat karakter Animasi

0

Membuat Karakter Anime Vector di Adobe Photoshop - Part 1



Program: Adobe Photoshop CS5

 
Tutorial ini ditujukan untuk pemula untuk gaya anime .Langkah 1Buat New 800 x 800px kanvas ( Ctrl + N ) dengan latar belakang putih , dan Anda siap untuk mulai . Dengan sketsa karakter , hal pertama yang Anda harus lakukan adalah untuk menarik ide yang sangat kasar tata letak . Dalam hal ini tata letak untuk bust , atau potret , gambar , sehingga Anda akan menggambar bentuk kepala , leher dan bahu . Ini tidak perlu berada di dekat sempurna pada saat ini . Seperti yang akan Anda lihat dari contoh tata letak di bawah , karakter anime akan memiliki kepala lebih besar dari karakter realistis - proporsional , dan akan memiliki leher tipis. Menggambar tata letak Anda pada lapisan sendiri , di atas lapisan latar belakang putih , dengan membuat layer baru ( Ctrl + Shift + N ) dan menyebutnya "layout . "



Langkah 2Setelah Anda puas dengan tata letak umum Anda , menurunkan Opacity layer menjadi 30 % sehingga Anda masih bisa melihat tata letak Anda , tetapi juga akan melihat dengan jelas apa pun yang Anda tambahkan di atas . Anda harus membuat layer baru sekarang ( Ctrl + Shift + N ) untuk sketsa utama. Nama layer baru " sketsa . " Anda Menggunakan Shape Ellipse Tool (U ) diatur ke Paths , membuat lingkaran kira-kira ukuran yang sama seperti bagian atas kepala pada tata letak sketsa Anda ( lihat gambar di bawah ) . Tip : Jika Anda tahan tombol Shift saat menggunakan Ellipse Tool ( U ) , Anda akan menciptakan lingkaran sempurna . Setelah Anda puas dengan lingkaran , stroke path dengan brush standar 3px , dan pastikan kotak tekanan pena tidak dicentang . Hapus jalan setelah ini . Kemudian , tambahkan baris kecil di mana pusat dagu karakter akan .

Langkah 3Menggunakan Pen Tool ( P ) , memulai jalan baru dari pusat dagu Anda line sampai ke tempat tepi lingkaran Anda menyentuh bagian bawah kepala pada tata letak asli Anda . Lakukan ini kedua sisi kepala sehingga terlihat seperti contoh di sebelah kiri gambar di bawah ini . Kemudian , dengan menambahkan titik ke tengah setiap jalur dan menyeret mereka ke luar , kurva jalan sedikit untuk mengikuti tata letak Anda . Hal ini menciptakan pipi dan bagian bawah kepala karakter Anda .

Langkah 4Anda sekarang dapat stroke dua jalur yang baru saja dibuat dengan kuas standar 3px sama yang digunakan untuk lingkaran . Contoh ini dilakukan dengan warna merah untuk menunjukkan baris baru , tetapi Anda dapat terus Anda dalam hitam. Metode dasar dari beberapa langkah terakhir adalah dasar yang baik untuk membuat kepala berbentuk anime - gaya umum , sebagai bagian lingkaran umumnya akan tetap sama , dan garis pipi akan berubah tergantung pada penempatan garis dagu . Tutorial Selanjutnya saya akan menunjukkan kepada Anda cara menggambar karakter dari berbagai sudut , tetapi untuk sekarang , kita akan fokus pada patung menghadap ke depan dasar seperti ini .

Langkah 5Buat layer baru ( Ctrl + Shift + N ) di atas lapisan Anda saat ini dan nama itu " panduan . " Lapisan ini wont menjadi bagian dari gambar akhir , tetapi akan membantu Anda dengan penempatan fitur wajah . Menggambar garis merah dari bagian paling bawah dari lingkaran utama di seluruh bentuk kepala . Pusat hidung dan pusat dari mulut akan berjarak sama dari garis merah ini , yang adalah apa garis biru pada contoh di bawah ini mewakili . Ketika Anda menjadi akrab dengan menggambar dalam gaya anime , Anda mungkin tidak perlu untuk selalu menambahkan panduan ini , dan sebagai sketsa Anda sendiri mungkin menjadi ukuran yang berbeda dengan saya , saya tidak bisa memberikan jarak yang tepat untuk menambahkan pedoman , jadi untuk sekarang , menambahkan Anda sehingga mereka muncul jarak yang sama dari garis merah dengan saya .

Langkah 6Selanjutnya, menggambar garis biru lain di seberang mana garis pipi Anda memenuhi lingkaran ( garis biru atas pada contoh di bawah ) . Di sinilah bagian atas mata karakter akan dimulai . Garis biru akhir akan bertindak sebagai panduan untuk mana bagian bawah mata akan . Tambang adalah jarak yang sama di atas garis hidung sebagai garis hidung adalah dari garis merah asli . Anda dapat melakukan percobaan dengan berbagai ukuran dan gaya mata , tapi untuk saat ini , menambahkan Anda di sekitar tempat yang sama .


Langkah 7Sembunyikan Anda " panduan " lapisan . Menghapus bagian bawah lingkaran yang akan berada di dalam bentuk kepala , dan merapikan garis dagu Anda sedikit . Anda juga dapat sekarang tambahkan sisa sketsa utama ke " sketsa " lapisan . Gunakan Pen Tool ( P ) untuk menyalin tata letak Anda dan menciptakan bersih dan mudah mengikuti garis seperti yang Anda lakukan dengan bentuk kepala , membelai jalan dengan sikat standar 3px . Ini adalah tahap untuk memperbaiki apa-apa jika tampaknya tidak tepat untuk Anda . Setelah Anda puas dengan hal itu , Anda dapat menyembunyikan tata letak lapisan asli Anda , dan Anda akan pergi dengan sesuatu yang mirip dengan contoh di bawah ini .

Langkah 8Hal berikutnya kita akan bekerja pada adalah wajah . Dalam sebuah gambar anime , mata seringkali merupakan faktor penting dan menentukan gambar , jadi saya telah memberikan beberapa contoh gaya yang berbeda dari mata yang bisa Anda coba untuk gambar Anda . Karakter wanita sering memiliki bulu mata dari beberapa macam , dan karakter laki-laki cenderung tidak . Saya sedang membuat tambang karakter wanita , tetapi Anda dapat memilih untuk membuat karakter laki-laki jika Anda lebih suka .

Langkah 9Unhide Anda " panduan " lapisan , menyingkirkan garis merah , dan menurunkan Opacity layer . Aku sudah desaturated saya " panduan " lapisan juga, yang dapat Anda lakukan jika Anda inginkan. Mata akan ditarik antara dua garis panduan kami menambahkan untuk mereka , dan jangan lupa untuk menambahkan garis kecil di atas untuk kelopak mata , seperti yang ditunjukkan pada contoh di atas dan di bawah . Hidung dan mulut seringkali sangat sederhana dalam gaya anime dan dapat muncul lebih seperti simbol untuk mewakili fitur daripada menjadi sangat rinci . Hidung saya telah ditarik adalah segitiga bentuk sederhana dengan titik kecil di samping itu untuk mewakili lubang hidung . Mulut adalah garis , melengkung di setiap akhir , dengan celah kecil di tengah. Saya juga telah menambahkan garis kecil di bawah garis mulut untuk menyarankan bagian bawah bibir . Gunakan pedoman Anda untuk membantu Anda dengan penempatan , dan menyembunyikan atau menghapus " panduan " lapisan sekali Anda senang dengan apa yang telah Anda tertarik untuk wajah .


Langkah 10Sekarang kita akan bekerja untuk memberikan karakter beberapa pakaian. Sebagai tutorial tidak secara khusus mencakup karakter laki-laki atau perempuan, pakaian kita akan menambah karakter akan cukup androgini - kemeja , jas dan dasi . Buat layer baru ( Ctrl + Shift + N ) di atas lapisan lain dan nama itu " clothes1 . " Ketika sketsa dari atas sketsa lain seperti yang akan kita lakukan sekarang , saya lebih suka menggunakan warna merah sehingga mudah untuk membedakan . Seperti gambar di bawah ini menjelaskan , pertama-tama kita akan menambahkan V - bentuk bulat leher yang tumpang tindih sedikit di bagian bawah . Ini adalah bagian dalam jaket . Selanjutnya, tambahkan payudara jaket dengan menambahkan bentuk segitiga melengkung luar asli V - bentuk. Aku sudah memberikan saya sedikit segitiga cut-out untuk kepentingan ditambahkan . Jangan lupa untuk menambahkan pakaian di atas bahu untuk memberikan dimensi sehingga tidak muncul pakaian hanya dicat ke karakter . Tambahkan dua segitiga di dalam jaket untuk kemeja , dan kemudian menggambar bentuk dasi bawah . Dua garis lengkung kedua sisi payudara jaket untuk menunjukkan lengan karakter , dan melakukan sketsa utama turun ke bagian bawah kanvas ( lihat contoh 5 di bawah ) . Akhirnya, tambahkan beberapa baris di bahu untuk menunjukkan jahitan - garis , dan garis untuk menunjukkan lipatan di ketiak dan di lekuk dasi .

Langkah 11Saya juga telah menambahkan bit ekstra beberapa merinci jaket pada karakter saya , pertama untuk membuatnya sedikit lebih menarik , tetapi juga untuk membuatnya lebih feminin karena saya menggambar karakter perempuan. Setelah Anda puas dengan jaket Anda , Anda dapat membuat sketsa hitam .

Langkah 12Pada layer baru ( Ctrl + Shift + N ) , yang dapat Anda sebut " hair1 , " sketsa bagaimana Anda ingin rambut karakter Anda untuk melihat . Saya telah memilih gaya menengah - panjang dengan poni , dan ekor kuda ke samping . Sketsa awal ini tidak perlu menjadi sangat rapi , seperti yang Anda lihat . Kau benar-benar hanya mendapatkan ide untuk aliran dan bentuk rambut di sini , dan Anda akan membuat bersih , rapi sketsa nanti.

Langkah 13Berikut adalah beberapa saran untuk gaya rambut lain Anda bisa mencoba untuk karakter Anda . Jika Anda menggambar karakter laki-laki , cobalah atas gaya rambut yang tepat , atau membuat Anda sendiri . Setelah Anda puas dengan rambut Anda sudah digambarkan , putar hitam sketsa .


Langkah 14Sembunyikan Anda " hair1 " lapisan untuk sedikit sementara kita membuat pakaian sketsa sedikit lebih rapi dan lebih mudah untuk mengikuti . Buat layer baru ( Ctrl + Shift + N ) dan menyebutnya " clothes2 " , sementara membuat Anda " clothes1 " lapisan sekitar 30 % Opacity . Pada baru " clothes2 " lapisan Anda , dan menggunakan warna merah lagi , mulai membuat sketsa bersih yang bagus . Saya menggunakan Pen Tool ( P ) dan metode Stroke -Path untuk ini , sekali lagi dengan sikat standar 3px .

Langkah 15Setelah Anda selesai menggambar sketsa bersih baru Anda , Anda dapat menyembunyikan " clothes1 " lapisan , meninggalkan Anda dengan sesuatu yang mirip dengan contoh di bawah ini . Sekarang Anda harus menghapus semua baris yang tumpang tindih yang seharusnya tidak berada di sana , seperti leher dan bahu pada Anda " sketsa " lapisan yang akan disembunyikan oleh pakaian . Di sinilah Anda melakukan " clothes2 " sketsa merah dan pada lapisan yang terpisah cukup berguna , karena membuat lebih mudah untuk melihat di mana Anda perlu untuk menghapus .

lannjuuuuttttttttttttttt ke part 2 yaaaa......

cara membuat button di photoshop

0

PS : Eh ya sebelumnya, kali nie diriku pakai Photoshop CS3, jadi bisa langsung dianimasikan di Photoshop-nya, kalau temen2 masih pakai Photoshop dengan versi dibawah CS3, misal Photoshop 7, Photoshop CS, tow Photoshop CS2 silahkan pakai Image Ready yang udah keinstall satu paket ma installasi Photoshop-nya.

  1. Buat file baru, dan beri nama terserah, misal “button”, lalu berhubung button yang akan kita buat ukurannya kecil, pada preset pilih web saja, lalu pilih yang Rectangle ukuran 180x50px, truz kli OK.new file
  2. Gunakan Rounded Rectangle Tool (U) untuk membuat sebuah layer objek button seperti pada gambar, tapi sebelumnya tentukan radius sebesar 70px biar tiap objek siku nampak bulat halus :
  3. 2
  4. Sekarang kita akan memberikan efek glossy pada button tersebut, klik 2x pada layer button tersebut pada jendela layer, centang/pilih Stroke, ukuran 1px, warna hitam, lalu centang/pilih Gradient Overlay, buat pola warna seperti pada gambar :3
  5. Nah setelah itu kalau mau diberi tulisan silahkan, misal dalam hal ini sebagai contoh diriku akan membuat tulisan Glossy dan Button, 2 tulisan ntu dipisah cz nanti mau dibuat efek transisi. Pertama buat tulisan Glossy dengan Horizontal Type Tool (T), kugunakan jenis huruf yang umum, yaitu Arial, dengan kondisi bold-italic, ukuran 30pt, lalu ketik kata Glossy, beri efek pada layer tersebut, klik 2x pada layer teks Glossy, pilih/centang Drop Shadow atur Angle:120|Distance:3|Spread:0|Size:3, lalu pilih/centang Bevel and Emboss dan atur Depth:7|Size:0|Soften:0|Angle:100|Altitude:32|Highlight Opacity:100|Shadow Opacity:0, lalu pilih/centang Stroke dan atur Size:1 dengan warna biru tua, terrakhir pilih/centang Gradient Overlay dan buat pola warna seperti pada gambar :4
  6. Sekarang buat tulisan “Button”, cukup ulangi langkah no.4 tapi tulisan Glossy diganti dengan Button, atau duplicat-kan layer teks Glossy dengan Ctrl+J, lalu klik 2x icon “T” pada layer Glossy copy dan ketik kata Button untuk menggantikan kata Glossy.
  7. Nah sekarang kita akan membuat layer terakhir, yaitu cahaya, buat layer kosong baru dengan pilih Layer >> New >> Layer atau klik CTRL+Shift+N, sekarang gunakan Rectangle Tool (U) untuk membuat sebuah layer/objek persegi panjang seperti gambar : 6aLalu klik 2x pada layer baru tersebut untuk mengatur efek/pewarnaan, pada Blending Option: Default atur nilai Opacity:100%|Fill:0%, lalu pilih/centang Gradient Overlay dan atur pola warna seperti pada gambar, buat 3 point/titik warna, putih semua, bagian kiri-kanan Opacity:0%, bagian tengah Opacity:100%, lalu klik OK, setelah itu masih di pilihan Gradient Overlay atur Angle:06b
  8. Nah sekarang buat layer baru dibawah layer cahaya dengan Ctrl+Shift+N, lalu klik Ctrl+E untuk menggabungkan layer baru tersebut dengan layer cahaya (hal ini bertujuan agar nanti jika layer cahaya dirotasikan, efek cahaya nggak kacau ^^) NP : Untuk mengatur posisi layer (menggeser keatas/kebawah gunakan tombol Ctrl+] atau Ctrl+[
  9. Kini kita akan mengatur agar layer cahaya agak condong ke kanan, caranya pilih layer 1 (hasil penggabungan layer cahaya dengan layer baru), lalu klik Ctrl+T dan pada Rotate isikan nilai -30, lalu klik “Enter” pada keyboard.8
  10. Huh, bahan2 udah lengkap, kini saatnya ber-animasi… ^^ Sebelumnya pastikan jendela Animation aktif dulu, kalau belum aktifkan lewat menu Windows >> Animation, 9alalu buat 2 Frame tambahan lewat tombol anak panah disebelah kanan atas dari jendela Animation, 9blalu pilih New Frame dan lakukan 2x sampai ada 3 Frame di jendela Animation.9c
  11. Sekarang saatnya mengatur animasinya, mohon temen2 ikuti langkah berikut ini dengan seksama dan berurutan agar animasi yang dihasilkan sama atau mirip dengan yang saya hasilkan : a. Pilih Frame 1 dan pada Frame 1 atur Layer teks Glossy dengan Opacity:100%, Layer teks Button:0%, layer 1 (cahaya):30% dan geser ke pojok kiri layar sampai tidak kelihatan. b. Pindah ke Frame 2 dan pada Frame 2 atur Layer teks Glossy dengan Opacity:0%, Layer teks Button:100%, lalu layer 1 (cahaya):100% dan geser ke tengah2 canvas kerja. c. Pindah ke Frame 3 dan pada Frame 3 atur Layer teks Glossy dengan Opacity:100%, layer teks Button:0%, dan layer 1 (cahaya):30% dan geser ke pojok kanan layar sampai tidak kelihatan.
  12. Nah untuk membuat animasi secara otomatis maka akan kita gunakan fasilitas Tween, ikuti cara berikut : a. Pilih Frame 1 dan klik kanan panah kecil disebelah pojok kanan atas jendela Animation, lalu pilih Tween, lalu pada TweenWith pilih Next Frame karena akan kita animasikan dengan frame selanjutnya, yaitu Frame 2, lalu pada Frames to Add pilih 7 saja (angka favoritku ^^), semakin banyak Frame gerakan semakin halus tapi ukuran file jadi besar, kalau semakin sedikit ya sebaliknya. 11a1b. Kini kita punya 10 Frame, yang tadinya Frame 2 sekarang jadi Frame 9 (2+7, ingat kan yang tadi), maka sekarang pilih Frame 9 dan lakukan hal yang sama, yaitu gunakan Tween, pada TweenWith pilih Next Frame dan pada Frames to Add pilih 7… ^^ Sekarang total kita punya 17 Frame…11a2
  13. Langkah selanjutnya adalah mengatur timing, pilih semua frame, caranya pilih dulu Frame 1, lalu sambil menahan tombol Shift klik pada Frame 17, pada bagian bawah tiap frame kan udah ada timing default yaitu no delay/0 sec, nah akan kita ubah dengan cara klik bagian itu (timing) lalu tentukan timing-nya, berhubung kita akan tentukan timing sendiri pilih Other, lalu pada Set Delay isikan 0.05 seconds biar animasi berjalan agak cepat.12a
Nah sudah jadi nie, untuk mengetes-nya klik tombol Play pada jendela Animasi atau tekan tombol Spasi pada keyboard… gimana hasilnya? pasti jelek kan ^^, soale diriku low bagi ilmu g’ pernah bener sih… :b biasa ilmu yang sesat dan menyesatkan… he7x… ^^
Untuk menyimpannya pilih menu File ?? Save for Web & Devices (Alt+Shift+Ctrl+S) lalu tentukan format file-nya, dalam hal ini diriku biarkan format pada GIF, klik tombol Save, tentukan nama dan lokasi penyimpanan dan klik Save…
simpan
Dan inilah hasilnya :
button